Home / Featured / Galeri Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) V (2014)

Galeri Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) V (2014)

Next Prev

Kategori Art and Entertainment

 

Joki dengan cipratan lumpur memacu sapinya saat digelarnya pacu jawi di Desa Turawan, Nagari Tigokoto, Kec.Rambatan, Tanahdatar, Sumbar,

Pemenang 1: Iggoy El Fitra / Antara Foto ( Padang )

Judul foto :

Joki dengan cipratan lumpur memacu sapinya saat digelarnya pacu jawi di Desa Turawan, Nagari Tigokoto, Kec.Rambatan, Tanahdatar, Sumbar, Sabtu (14/6). Atraksi pacu jawi atau balapan sapi menjelang musim tanam padi tersebut masih rutin digelar sepanjang tahun meskipun kini peminatnya berkurang. (Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO/APFI-V)

 

FESTIVAL LENTERA

Pemenang 2: Agung Kuncahya / Xinhua News Agency ( Jakarta )

Judul foto : Festival Lentera

Sepasang muda mudi menikmati Jakarta Lantern Festival 2014 di lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Desember 2014. Event pariwisata Jakarta Lantern Festival 2014 menampilkan sebanyak 2800 lentera dengan berbagai bentuk menghiasi lapangan Banteng yang akan berlangsung dari tanggal 12-14 Desember 2014. (Agung Kuncahya B/ XINHUA/APFI-V)

 

Pangeran Raja Muhammad Qodiran keluar memimpin acara Panjang Jimat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad di kawasan Keraton Kanoman, Cirebon, Jawa Barat, Selasa malam (14/1).

Pemenang 3: Rosa Panggabean / Antara Foto ( Jakarta )

Judul foto : The Show Must Go On

Pangeran Raja Muhammad Qodiran keluar memimpin acara Panjang Jimat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad di kawasan Keraton Kanoman, Cirebon, Jawa Barat, Selasa malam (14/1). Peringatan hari lahir Nabi Muhammad tetap berlangsung meskipun banjir akibat hujan deras yang terjadi sebelum acara. (Rosa Panggabean/ANTARA FOTO/APFI-V)

Kategori Daily Life

Olahraga Bersama Angsa Kesayangan

Pemenang 1: Priyambodo / Kompas ( Jakarta )

Judul foto : Ditemani Angsa

Warga berolahraga dengan membawa Angsa peliharaannya di jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2014). Berbagai polah dan cara dilakukan warga ibu kota saat berolah raga saat hari bebas kendaraan bermotor di jalan protokol MH. Thamrin-Jenderal Sudirman. (Priyombodo/Kompas/APFI-V)

 

Tas Kresek Pelindung

Pemenang 2: Hasan Sakri Ghozali / Tribun Jogja ( Yogyakarta )

Judul foto : Menembus Hujan Abu

Sejumlah pengendara motor menembus hujan abu vulkanik di perempatan Tugu, Kota Yogyakarta, Jumat (14/2/2014). Akibat erupsi Gunung Kelud pada Kamis (13/2) wilayah Yogyakarta yang berjarak lebih dari 200 kilometer mengalami hujan abu yang lebat.

(Hasan Sakri/TRIBUN JOGJA/APFI-V)

 

 

City Santas

Pemenang 3: Dhoni Setiawan / Jakarta Post ( Jakarta )

Judul foto : City Santas!

City Santas

Two youths wearing Santa Claus costumes take a break from spreading the Christmas spirit near the Hotel Indonesia traffic circle in Central Jakarta on Friday. (Dhoni Setiawan/Jakarta Post/APFI-V)

Kategori General News

 

Jero Wacik Ditetapkan Tersangka

Pemenang 1: Dany Permana / Tribun ( Jakarta )

Judul foto : Penghormatan Kenegaraan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapatkan penghormatan saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, usai melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura, Kamis (4/9/2014). Presiden tiba di Indonesia dengan kabar buruk yang menimpa salah satu menterinya, Jero Wacik, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga melakukan tindakan pemerasan. (Dany Permana/ TRIBUN NEWS/APFI-V)

 

Suasana ketika Anggota fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membalikkan meja ditengah Sidang Paripurna ke-7 yang membahas penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Kompleks Parlemen Senayan

Pemenang 2: Dhemas Reviyanto / Tempo ( Jakarta )

Judul foto : Banting Meja Paripurna

Suasana ketika Anggota fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membalikkan meja ditengah Sidang Paripurna ke-7 yang membahas penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2014. Sidang Paripurna berakhir ricuh setelah Hasrul Azwar membalikkan meja karena tidak sependapat dengan pimpinan sidang, Agus Hermanto yang membacakan putusan nama-nama anggota komisi dan AKD tanpa persetujuan dari seluruh anggota fraksi PPP. (Dhemas Reviyanto/TEMPO/APFI-V)

 

 

Pemenang 3 2014_GN_300_300

Pemenang 3: Khairizal Anwar / Rakyat Merdeka ( Jakarta )

Judul foto : Demo Menolak RUU Pilkada

Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) menggelar aksi demonstrasi dengan membakar ban bekas di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (02/10). Mereka menolak keras pelaksanaan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD.(khairizal anwar/Rakyat Merdeka/APFI-V)

 

Kategori Nature and Environment

 

Migrasi Burung Dunia

Pemenang 1: Mushaful Imam / Koran Sindo ( Palembang )

Judul foto : Migrasi Burung Dunia

Puluhan juta burung dari berbagai belahan dunia menetap sementara di Semenanjung Sembialng Kabupaten Banyuasin untuk menghindar dari cuaca ekstrim dibelahan dunia lainnya. Semanjung yang masuk dalam kawasan Taman Nasioanl dan dalam status konservasi internasional ini jadi surga bagi sekitar 250 populasi burung dunia untuk mencari makan selama bermigrasi menunggu cuaca kembali normal, Minggu (16/11/2014). Berbagai burung yang hampir punah dan sulit ditemukan ada dikawasan ini. ( Mushaful Imam/ SINDO/APFI-V)

 

Menuju Puncak Kasada

Pemenang 2: Fully Handoko / EPA ( Surabaya)

Judul foto : Menuju Puncak Kasada

Wisatawan berjalan di lautan pasir menuju kawah saat puncak prosesi Yadnya Kasada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, 12 Agustus 2014. Yadnya Kasada adalah upacara peringatan warga Tengger sebagai bentuk ucapan terimakasih atas rezeki dengan melemparkan hasil bumi ke dalam kawah Gunung Bromo. Saat peringatan Yadnya Kasada, wisatawan domestik dan mancanegara memadati kawasan Gunung Bromo untuk melihat berlangsungnya prosesi Kasada. Yadnya Kasada telah menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menikmati prosesi Kasada serta keindahan Gunung Bromo. (Fully Handoko/EPA/APFI-V)

 

RISAU MANINJAU

Pemenang 3: Iggoy El Fitra / Antara Foto ( Padang )

Judul foto : Risau Maninjau

Petani keramba menyaksikan ikan-ikannya yang mati mendadak. (Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO/APFI-V)

 

Kategori People In The News

 

Indonesian presidential candidate Joko "Jokowi" Widodo runs on the stage after delivering a speech in front of his supporters at Gelora Bung Karno stadium in Jakarta

Pemenang 1: Beawiharta / Reuters ( Jakarta )

Judul foto : Joko Widodo Kampanye

Indonesian presidential candidate Joko “Jokowi” Widodo runs on the stage after delivering a speech in front of his supporters at Gelora Bung Karno stadium in Jakarta July 5, 2014. Over 186 million Indonesians will head to the polls on July 9 to choose the next leader of the world’s third largest democracy. (Beawiharta/Reuters/APFI-V)

 

Bu Menteri Susi

Pemenang 2: Hendra Eka L / Jawa Pos ( Jakarta )

Judul foto : Menteri Susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti masuk sembari duduk dan meluruskan kakinya ke dalam mobilnya usai menggelar jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta. Susi tidak sungkan-sungkan memamerkan tato burung Phoenix di pergelangan kaki kanannya. (Hendra Eka/Jawa Pos/APFI-V)

 

Pemenang 3 2014_PIN_029

Pemenang 3: Aditia Noviansyah / Tempo ( Jakarta )

Judul foto : Cilukba

Wakil Presiden Boediono menggoda balita usai olahraga di lokasi jogging track Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (22/03). Malam ini Wakil Presiden Boediono melakukan kunjungan kerja ke Belanda hingga Jumat 28 Maret 2014 mendatang untuk membahas kelanjutan upaya peningkatan keamanan nuklir di tingkat nasional, regional, dan global. (Aditia Noviansyah/Tempo/APFI-V)

Pemenang 1 Kategori Photo Essay

Sutanta Aditya / AFP ( Medan)

Judul foto : The Pyroclastic Red-Dragon(Sinabung Volcano)

Sinabung Volcano

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon

The Pyroclastic Red-Dragon (Sinabung Volcano)

 

The Pyroclastic Red-Dragon

Pemenang 2 Kategori Photo Essay

Rosa Panggabean / Antara Foto ( Jakarta )

Judul : Eksil

Tiga lelaki ini adalah Ibrahim Isa, Chalik Hamid, dan Sarmadji. Mereka adalah tiga orang eksil 1965 yang sudah sangat terbuka atas identitas diri mereka. Sebelum tahun 1965, Sarmadji adalah seorang guru yang dikirim ke Tiongkok untuk mempelajari bagaimana pendidikan di luar sekolah yang diterapkan di Tiongkok. Chalik Hamid, seorang sastrawan muda yang bergabung dengan organisasi Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat) yang dikirim ke Albania untuk mempelajari sinematografi, dan Ibrahim Isa adalah seorang delegasi muda yang diutus sebagai Indonesian Permanent Representative at the Permanent Secretariat of the AAPSO (Afro-Asian Peoples Solidrity Organization) pada 1960-1966 di Kairo.

Pasca peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 1965, keadaan politik nasional memanas. Militer mengambil alih pemerintahan dan petinggi PKI ditangkap, bahkan beberapa di antara mereka dieksekusi tanpa melalui persidangan. Operasi yang dilakukan militer itu pun tak hanya mendera anggota PKI dan underbow-nya, tapi juga terhadap orang-orang yang bertalian dengan pemerintahan Soekarno, para simpatisan, dan tentu saja pemuda-pemuda yang mengikuti beasiswa di negara-negara berpaham sosialis. Para delegasi yang berada di luar negeri tidak luput dari operasi yang mengatasnamakan pembersihan terhadap paham komunis di Indonesia. Paspor mereka dicabut alias ti­dak berlaku lagi dan jika pulang ke tanah air, mereka langsung ditangkap.

Kondisi itulah yang menyebabkan banyak dari pemuda yang mengikuti program beasiswa itu tidak dapat kembali ke Indonesia. Mereka hidup sebagai orang eksil di luar negeri. Mereka memilih tidak kembali karena rezim militer melakukan represi yang luar biasa. Cap sebagai komunis itu tidak hanya dikenakan kepada mereka, tapi juga kepada keluarga dan keturunan mereka yang masih tinggal di Indonesia. Para eksil 1965 hidup bertahun-tahun tanpa kewarganegaraan di banyak negara seperti Rusia, Rumania, Albania, Tiongkok serta Kuba. Saat mereka hidup tanpa identitas yang legal tersebut, negara-negara yang mereka tempati mengalami gejolak politik yang mengakibatkan kondisi perekonomian negara tersebut menjadi tidak stabil. Maka pada era 1980-an, sebagian dari mereka berimigrasi ke Jerman, Belgia, dan Belanda. Tidak ada data yang pasti mengenai jumlah orang eksil yang tinggal di Belanda. Namun, jumlah mereka diperkirakan ratusan. Meskipun para eksil itu sudah menjadi warga negara Belanda dan beranak pinak di sana, mereka tidak pernah melupakan tanah kelahiran mereka, Indonesia.

Harapan yang tersisa dari mereka yang kini sudah tua, pemerintah Indonesia memberi pengakuan bahwa telah terjadi penyimpangan sejarah. Mereka tidak meminta kompensasi materi atas penderitaan mereka akibat tragedi 1965 yang telah memakan begitu banyak korban secara fisik dan moral. Mereka hanya mengharapkan permintaan maaf dari pemerintah atas keterbuangan mereka sebagai anak bangsa.

IBRAHIM ISA

CHALIK HAMID

SARMADJI

PE_RosaPanggabean_Eksil04

rumah tinggal

PE_RosaPanggabean_Eksil06

PE_RosaPanggabean_Eksil07

PE_RosaPanggabean_Eksil08

PE_RosaPanggabean_Eksil09

PE_RosaPanggabean_Eksil10

 

Pemenang 3 Kategori Photo Essay

Raditya MY / Kompas ( Semarang )

Judul : Jejak Abu Gunung Kelud

Otot lengan Nurkayin mengeras ketika menancapkan mata cangkulnya pada timbunan pasir yang menyelimuti rumahnya. Letusan Gunung Kelud pada Jumat (14/2) malam telah memporak porandakan rumahnya di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Peristiwa itu akan selalu terekam dalam ingatan sepanjang umurnya. ”Saya tidak menyangka bakal sebesar ini letusannya dan sangat menakutkan,”katanya. Menjalani hidup dan bertempat tinggal yang berjarak lebih kurang dari tujuh kilomter dari Gunung Kelud bukan tanpa alasan.

Tanah subur, air jernih dan ternak sapi perah yang selalu menyediakan susunya menjadi rumah menentramkan bagi setiap penghuninya. Letusan Kelud menghenyakan ribuan warga serta membangunkan kembali kesadaran akan bahaya yang selalu mengancam.

Terdapat 83. 207 jiwa mengungsi di berbagai wilayah di Kabupaten Malang, Kediri dan Jombang. Desa Pandansari menjadi salah satu kawasan yang terdampak dengan kerusakan parah.

Jejak peradaban selalu meninggalkan sejarah panjang bagaimana manusia berusaha hidup berdampingan selaras dengan Gunung Kelud.

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_1

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_2

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_3

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_4

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_5

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_6

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_7

PE_Raditya MY_Jejak Kelud_8

 

Kategori Spot News

 

The Deadly Pacific Ring of Fire

Pemenang 1: Sutanta Aditya/ AFP ( Medan )

Judul foto : The Deadly Pacific Ring of Fire

Indonesian residents rescue a victim following eruptions of Mount Sinabung in Karo district, North Sumatra province, on February 1, 2014. Sevenrteen people, including four schoolchildren, were killed February 1 after they were engulfed by scorching ash clouds spat out by Indonesia’s Mount Sinabung in its biggest eruption in recent days, officials said. (Sutanta Aditya/ Agence France-Presse/APFI-V)

 

kalah judi, sandera bocah SD

Pemenang 2: Koesnoel Tjahjadi / Jawa Pos ( Surabaya )

Judul foto : Kalah Judi Sandera Siswa

Drama penyanderaan terjadi di Kota Gresik, Jawa Timur pda Rabu (17/12/2014). Korbannya siswi kelas IV Sekolah Dasar (SD) bernama Zahriyani Putri Agustin atau biasa dipanggil Yani, 9, warga Jalan Dewi Sekardadu, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik. Dia pelajar SDN Tlogopatut II Gresik. Pelaku bernama Fuad Ahmad S., 34, warga Desa Dasan Bembek, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Fuad ditengarai sebagai bandar judi bola yang kalah Rp 2 juta. Pukul 09.00 WIB, saat istirahat, sejumlah siswa keluar kelas dan bermain di halaman sekolah. Di antara mereka terdapat Zahriyani Putri Agustin (Yani). Saat itu dia menunggu penjual jajanan pentol yang biasa berjualan di dalam halaman sekolah. Fuad langsung menerobos masuk halaman dan menyergap tubuh bocah tersebut. Kemudian, korban dibawah masuk Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0817 Gresik di Jalan R.A.Kartini, Kecamatan Gresik. lokasi SDN Tlogopatut II dengan Makodim hanya dipisahkan jalan raya. Pelaku menodongkan pisau dapur ke leher korban. Negosiasi selama 2 jam dilakukan di dalam ruang Perwira Seksi Personil Kodim 0817 Gresik. Pelaku meminta Pasi Pers Kodim Kapten Suwanto mengantarkan pulang ke NTB dengan naik kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Menjelang perbatasan Gresik ke Surabaya tepatnya Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas di tengah kepatanan lalu lintas, aparat melakukan upaya pembebasan korban. Korban berhasil di selamatkan meski mengalami luka tusuk di dada. sedangkan, pelaku tewas ditembak aparat. (koesnoel tjahjadi/Jawa Pos/APFI-V)

 

Dua warga korban kebakaran menelpon kerabatnya saat terjadi kebakaran rumah warga di Kecamatan Rappocini Makassar, Sulsel, Kamis (23/10)

Pemenang 3: Sahrul Manda Tikupadang / Antara Foto ( Makassar)

Judul foto : Kebakaran Rumah Warga

Dua warga korban kebakaran menelpon kerabatnya saat terjadi kebakaran rumah warga di Kecamatan Rappocini Makassar, Sulsel, Kamis (23/10). Belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga tersebut, namun kerugian ditaksir miliaran rupiah. (Sahrul Manda Tikupadang/ANTARA FOTO/APFI-V)

Kategori Sport

 

Sri Wahyuni Menunggu Giliran

Pemenang 1: Totok Wijayanto / Kompas ( Jakarta )

Judul foto :

Lifter putri Indonesia, Sri Wahyuni Agustiani, menyelimuti badannya dengan handuk untuk mempertahankan suhu tubuhnya saat menunggu tampil pada final angkat besi kelas 48 kilogram Asian Games 2014 di Moonlight Festival Garden Venue, Incheon, Korea Selatan, Sabtu (20/9). Sri Wahyuni meraih medali perak dengan total angkatan 187 kg.(Totok Wijayanto/Kompas/APFI-V)

 

Maria Raih Emas

Pemenang 2: Hendra Setyawan / Kompas ( Jakarta )

Judul foto : Maria Raih Emas

Atlet lompat jangkit asal Bali Maria Natalia Londa beraksi dalam nomor final lompat jangkit putri Kejuaraan Nasional Atletik 2014 di Stadion Rawamangun, Jakarta, Jumat (22/8). Maria berhasil meraih emas dengan lompatan sejauh 13,71 meter.( Hendra A Setyawan/Kompas/APFI-V)

 

Pemenang 32014_SPO_082

Pemenang 3: Hanif Burhani / Tribun Jambi ( Jambi)

Judul foto : Sepak Terjang

Kerusuhan seusai pertandingan lanjutan penyisihan Gubernur Cup 2014 antara Sungai Penuh vs Muaro Jambi di stadion Tri Lomba Juang Koni Jambi, Selasa (14/1). Pertandingan tersebut dimenangkan Sungai Penuh 2-1 .(Hanif Burhani/ TRIBUN JAMBI/ APFI-V)

 

Kategori Citizen Journalist

 

Gilberth Jontari Manullang_CIT_Kesetiaan

Pemenang 1: Gilbert John Manulang ( Medan )

Judul foto : Kesetian

Seekor anjing menghampiri anjing yang sudah mati akibat terkena debu vulkanik, banyak hewan yang mati dikawasan gunung sinabung yang sudah mengeluarkan abu vulkanik dan lava pijar setahun terakhir. 10 januari 2014(Gilbert Manullang/APFI-V)

 

Pemenang 2 2014_CIT_2001

Pemenang 2: Bastian A Saputra ( Bandung)

Judul foto : Butterfly

Poster di area konstruksi pembangunan di salah satu mall di Bandung dibuat semenarik mungkin sehingga para pengunjung tetap tertarik untuk datang ke mall tersebut meskipun sedang dalam pembangunan/maintenance. Pembagunan kota Bandung terus bertambah pesat, pusat belanja, area permukiman mewah, apartemen, hotel banyak bermunculan di tengah-tengah kota. Jika pembangunan dan area tata kota tidak dijaga dan dilestarikan tata ruang hijaunya maka pembangunan tidak bisa dikatakan sebagai pembangunan bagi manusia yang ramah lingkungan.

(Bastian A. Saputra/ APFI-V)

 

ACCIDENT "Kelompok Citizen Journalist"

Pemenang 3: Ahmad Ridwan Nasution ( Medan)

Judul foto : Accident

Seorang joki cilik terjatuh dan terlindas kuda pada pertandingan pacu kuda Gayo , 23 Agustus 2014 . pacu kuda merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan warga Aceh Tengah dan sekitarnya dalam menyemarakkan perayaah HUT Republik Indonesia . (Ahmad Ridwan Nasution/APFI-V)

Photo Of The Year

 

The Deadly Pacific Ring of Fire

Kategori Spot News : Pemenang 1: Sutanta Aditya / AFP ( Medan)

Judul foto : The Deadly Pasific Ring Of Fire

Indonesian residents rescue a victim following eruptions of Mount Sinabung in Karo district, North Sumatra province, on February 1, 2014. Sevenrteen people, including four schoolchildren, were killed February 1 after they were engulfed by scorching ash clouds spat out by Indonesia’s Mount Sinabung in its biggest eruption in recent days, officials said. (Sutanta Aditya/ Agence France-Presse/APFI-V)

Tentang Pewarta Foto Indonesia

Organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) berdiri pada 1998 sebagai sebuah tindak lanjut kebebasan pers yang lahirtatkala euforia reformasi 1998 di Indonesia—suatu periode dramatis yang dimulai sejak 1997 dan menemukan momentum sejarahnya pada bulan Mei 1998 ketika kekuasaan rezim Orde Baru berakhir. Penghapusan kewajiban mendapatkan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) dan adanya jaminan kebebasan pers oleh Undang-undang Pokok Kebebasan Pers mendorong muncul nya penerbitan media-media baru, cetak, dan elektronik. Booming usaha penerbitan pers tersebut diikuti dengan meningkatnya jumlah pewarta foto. PFI adalah organisasi nirlaba yang bertujuan memajukan dan melindungi kepentingan pewarta foto sebagai profesi yang terhormat, berdedikasi, dan memikul peran sejarah dalam membuat dan menyiarkan berita foto dan tulisan bagi kepentingan masyarakat umum.

 

Tentang Anugerah Pewarta Foto Indonesia

Anugerah fotografi jurnalistik tahunan Indonesia ini digagas organisasiprofesi Pewarta Foto Indonesia (PFI) sebagai parameter profesi insan pers visual sekaligus tonggak peringatan bagi peradaban jurnalistik visual di Republik Indonesia. Terutama yang menyangkut perihal sosial, politik dan pengelolaan negeri yang praktik dan aspek penegakan hukumnya masih sangat jauh dari cita-cita gerakan reformasi 14 tahun silam. Gerakan moral yang, meskipun berhasil menurunkan presiden Soeharto, gagal mengulurkan amanat tongkat estafet kepemimpinan kepada penguasa negeri berikutnya untuk mengarahkan Indonesia menjadi lebih baik, lebih adil, lebih demokratis, dan lebih toleran. Peradaban politik pascareformasi kita hadir dalam kelu. Beruntung media yang bebas masih menjadi tonggak informasi yang dipercaya masyarakat luas, meskipun upaya menggerusnya terus dilakukan. Untuk itulah Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) terus hadir dan berkiprah melawan lupa.

Next Prev

Jangan segan untuk memberikan testimoni terhadap foto-foto favorit kamu di kolom komentar.

Selamat untuk semua pemenang APFI V 2013 dan sukses untuk Pewarta Foto Indonesia.

About 1000kata

Avatar
1000kata adalah portal yang dikelola oleh 10 fotografer Indonesia, sebagai media alternatif untuk menampilkan karya, cerita, ide, opini, gagasan serta yang lainnya berkaitan dengan dunia fotografi. Mari berbagi.

Check Also

Galeri #1000kataterpilih

Oleh: Mast Irham Semua orang adalah fotografer. Saat ini sepertinya tidak ada orang yang sama …

4 comments

  1. Avatar

    Selamat kepada pemenang foto2 penuh arti dan cerita di masing2 gambar nya.
    terimakasih bikin sy terinspirasi dgn gambar2 nya.

  2. Avatar

    Selamat buat pemenang.. Terus berkarya.

  3. Avatar

    Selamat buat sang juara…

  4. Avatar

    Selamat buat semua pemenang….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.